A trip for KL Converge! 2015 #Day 2

Hari kedua KL Coverge! 2015. Dengan rekan saya, Budi, kita jalan kaki 10 menit menuju KLCC lewat sky cross. Tiba disana, saya berkenalan dengan rekan-rekan dari perusahaan lain dari Indonesia dan pegawai Kominfo.

Sky cross hotel menuju KLCC
Sky cross hotel menuju KLCC. Iya, yang belom ada di indonesia
Counter
Counter

Menurut saya perusahaan kita yang ikut disini bagus dan bisa bersaing, minimal untuk wilayah ASEAN. Supaya lebih kenal, berikut saya sajikan link perusahaannya.

  1. Skaci – Edukasi Anak
  2. Toge Production – Game
  3. Sembilan Matahari – Video Mapping
  4. Domikado – Web dan Mobile Apps
  5. ArtOnCode – Game
  6. Bandung Techno Park – Research and Business Development

Setelah mempersiapkan oke, saya berkeliling melihat stand-stand negara lain. Desainnya sama, dengan konsep modern dan minimalis. Exhibitor didominasi perusahaan-perusahaan telekomunikasi dan TV kabel Malaysia. Mereka mendapat stand yang besar dan dekat dengan pintu masuk. Wajar, tuan rumah selalu punya persiapan yang lebih baik dan ingin tampil maksimal di hadapan masyarakatnya. Indonesia? Oke kok, tu liat gambarnya.

Stand Indonesia
Stand Indonesia
Stand Skaci
Stand Skaci
Stand Malaysia
Stand Malaysia
Salah satu kegiatan untuk menarik perhatian pengunjung
Mbak ini dari pagi sampe sore joget. Kayaknya butuh salonpas.
Ada jualan kaos timnas juga
Stand trio macan. Eh bukan, apalah ini gak tau

Perhelatan seperti ini adalah tempat saling mengenal bukan hanya antara konsumen dengan pengusaha, tapi juga pengusaha ke pengusaha dan artinya butuh kartu nama dalam jumlah banyak. Namun, tidak perlu takut kehabisan kartu nama. Hanya dengan scan QRCode di ponsel kita langsung mendapat kontak di Name Tag. Helpful!

Exhibitor
keren kan?

Acara terdiri dari 2 paralel session, lantai bawah untuk Exhibition dan lantai atas untuk Seminar/Conference yang mengundang tokoh terkenal lokal, antara lain penyanyi Siti Nurhaliza, artis-artis youtube akun JinniboyTV dan tokoh lainnya. Di acara ini juga ada acara nonton bareng film yang masuk kategori ASEAN Film Screening 2015. Ada 2 film Indonesia disana dan ini membuat saya penasaran seperti apa filmnya. Mungkin nanti aja di Bandung saya tonton. Walaupun nggak yakin bakalan ketonton.

P_20150829_155526

JinnyboyTV
JinnyboyTV dalam sesi wawancara
Yasmine
Yasmine
Soekarno
Soekarno

Acara selesai pada pukul 6 sore. Sekitar jam 7 malam, Saya, Budi (Skaci), Mbak Andin (Kominfo), Mbak Adisti (Domikado), Mas Soni dan Mas Ali (Sembilan Matahari) coba mengeksplorasi keramaian Kuala Lumpur. Saya dan Mbak Adnin mungkin lebih beruntung karena duluan coba transport disini dan tau apa yang harus digunakan. Ini rute perjalanan kita:

Hotel – KLCC (jalan kaki) – Mall Surya (jalan kaki).

Lantai paling bawah surya adalah pusat kendaraan terintegrasi KL, dan kita sempat foto disana.

Selfie di LRT
Abaikan selfie ini
Aha, sekali lagi!
Aha, sekali lagi!

Kata teman Mbak Andin yang warga asli sana, di Surya ada toko coklat murah, tepatnya di lantai 4 depan McDonald. Ternyata toko yang dimaksud adalah toko jajanan produk Jepang. Kita mampir sebentar. Di lantai yang sama, kita makan di restoran makan khas Malaysia yang katanya ‘Legend’, Pernakan Palace. Bagi saya rasa masakannya sedikit hambar, sama seperti terbiasa sekota dengan pacar lalu harus LDR karena kerjaan. Ini bukan curhatan saya, ini curhatan titipan teman.

Pernakan Palace
Peranakan Palace. Tenang aja halal kok

Perjalanan dilanjutkan ke Pasar Seni dengan MRT arah KL Center, tujuannya mencari souvenir murah di Pasar Seni.  Kita tiba pukul 10 malam dan unfortunately Pasar Seni sudah tutup. Kita menyebrang jalan menuju Chinese Town ada petaling. Disana banyak dijual souvenir khas Malaysia. Jenisnya cukup komplit, tapi harus pintar-pintar nawar karena biasanya mereka ‘buka harga’ dua kali lipat harga asli.

Gagal masuk, cuma bisa foto doank
Gagal masuk, foto doank boleh lah ya?
Petaling Street kuala lumpur
Petaling Street, jam 10 malam masih ramai

Teman saya pernah cerita kalo LRT cuma beroperasi sampai jam 11 malam. Kita keluar dari petaling dengan berlari-lari cantik dan akhirnya tiba dalam stasiun hanya berapa menit sebelum kereta terakhir datang. Thanks God! Jalan-jalan belum selesai. Kita menuju Suria KLCC dan melakukan ritual para pelancong disana. Yap, apalagi kalo bukan ……

Selfie paling mainstream di KL
Selfie paling mainstream se-KL
IMG_0760
Bengkok kan? iya, kita yang bengkokin

Udah ah sampai sini dulu, besok lanjut lagi.

Advertisements

5 thoughts on “A trip for KL Converge! 2015 #Day 2

  1. nice post!
    Sedikit konfirmasi ni Mas, apa Bandung Digital Valley dan Bandung Techno Park perusahaan yg sama? cb di cross check lagi..hehe (www.btp.or.id) ^^v

    Kemudian, toko jajanan Jepang Shojikiya dpn McD itu bukan di Suria KLCC tapi di KL Central Level 4 😉

    *waitForTheNextPost
    (“…because not getting lost is too mainstream”.) gr2 nyari tokonya Mb Adis ga ketemu.. haha

    1. Wahh thanks masukannya, kirain Digital valley haha
      Yap, gak akan lupa donk. Save the best for the last! (masih kesimpan di draft)

      1. Iya nih lagi coba-coba tampilan baru. Buat web sedikitbicara.com sih sebenarnya.

        Masalah kemarin gak jadi dibenerin, soalnya mau bikin web baru dengan domain yg sama. Konsepnya web itu jadi media buat anak muda yang suka nulis bisa ngeshare disana. Masih bikin logo dan mikirin proses bisnisnya biar gak cuma jalan bentar.

        Ntar mbak dini diundang buat post tulisan juga kalo udah beres 😀

  2. Oh gitu, pantesan kemarin kapan coba post komen di web tapi komennya ga muncul-muncul, hehe..
    Basic idea nya udah bagus tu Mas, sini nunggu launching nya aja ya.
    Good luck ! 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s