Tarif GrabCar murah banget, untungnya dari mana?

Sering bingung kenapa tarif transport online kayak Gojek, GrabBike, GrabCar & Uber bisa murah banget? Mungkin cerita ini bisa menjawab.

image

Suatu hari, di hari yang kelak lumayan jadi kenangan, Saya pesan Grab Bike (motor) dari Stasiun Palmerah ke Bintaro Xchange tarifnya 40k. Sekitar 5 kali order, gak ada abang ojek yang menekan tombol “pick-up” di layar mereka. Ini bukan karena saya gendut, berat dan bikin banyak abis bensin. Maklum kok, biasanya mereka males ngantarin pelanggan dengan rute jauh, apalagi malam. Kecuali kebetulan searah pulang dengan si abang ojek.

Saya coba GrabCar (mobil), dengan rute yang sama. Oke banget nih tarifnya cuma 41k! Lanjut ke tombol order. Hore, pesanan digigit. Saya telepon supirnya, gak lama nunggu kita langsung berangkat.

Di jalan kita ngobrol. Dia mantan supir pribadi yang coba peruntungan baru. Dia juga baru 3 hari jadi supir GrabCar. Si Mas Supir ramah & keliatan alim. Saya ditawarin Aqua & permen. Pantesan aja orang senang naik GrabCar. Di BlueBird gak ada nih service kayak gini.
image

Oke kita nyampe di Bintaro Xchange. Pas si Mas Supir mau pencet “arrive”, dia kaget tarifnya 224k. Di jalan saya sempat cerita kalo tarifnya 41k. Dia ngaku gak ngecek karena fokus pencetin terima order. Saya iseng cek tarif kalo order dari Bintaro Xchange ke Stasiun Palmerah berapa, tarifnya 40k. Beberapa detik sempat berubah jadi 26k. Terus berubah lagi ke 40k.

Kita sama-sama bingung. Saya persis banget liat tarifnya 41k. Saya siap disumpah kayak anggota-angggota DPR di masa pelantikan, tapi gak akan ingkar kayak mereka kok. Si mas supir nelpon call center tapi gak ada yang angkat. Trus dia nelpon pemilik mobil yang juga bosnya, kesimpulan sementara dia minta ongkos 41k aja karena tarif 224k rasanya terlalu mahal untuk rute saya. Saya kasi 50k, saya bilang besok saya akan komplain ke Grab. Kalo ada perlu silakan hubungin ke no Hp saya. Gimana, saya penumpang yang bertanggung jawab kan (*pasang tampang sombong*)

Besoknya paginya saya nelpon ke Call Center Grab, ngasi no Hp saya untuk dicek history, lalu saya jelasin kronologisnya. Mas di call center ramah, dia bisa jadi pendengar keluhan yang baik. Saya juga bicara cukup tenang dan tanpa ekspektasi, saya tau kebanyakan komplain biasanya berakhir dengan mengecewakan. Lagipula saya nggak bayar full.

Begini kesimpulan jawaban mas-mas call center:

1. Tarif GrabCar dapat berubah sesuai dengan jumlah trafik permintaan waktu itu.

Jadi, walaupun ketulis 41k bisa jadi nanti berubah. WT* banget kan ya? Saya komplain donk, di layar ketulis 41k, bukan ‘estimasi’ 41k dan nggak ada tulisan bahwa ‘tarif dapat berubah’. Lalu mas nya bilang tulisan ‘tarif dapat berubah’ muncul sebelum saya mencet tombol booking. Emang ada?

image

image
Bantuin saya cari kata ‘tarif dapat berubah’


2. Tarif berubah maksimal 4x tarif awal

Perubahan tarif tadi, maksimal adalah 4x tarif awal. Kalo tarif awal saya 41k, dikali 4 = 164k donk. Kenapa tagihan saya 224k? Itu sekitar 5,6x lipat tarif awal.

Disini mas pendengar yang baik tadi keliatan banget PANIK, dia cuma bisa jawab kalo itu kesalahan aplikasi dan akan disampaikan ke bagian management supaya kedepannya saya nggak ngalamin hal yang serupa.

“Itu kan masukan demi kebaikan perusahaan mas, gak menyelesaikan masalah saya. Trus gimana penyelesaian kasus saya ini mas?”

Dia cuma bisa bilang transksi yang sudah selesai gak bisa dibatalin. WT* ke 2! Sebenarnya bahasa tadi cuma bahasa halus saya yang kalo ditulis dengan frontal jadi gini nih “Bro bro, gue minta duit gue yang keluar karena kesalahan aplikasi lo, mana tanggungjawab lo? Kalo soal perbaikan aplikasi itu urusaan lo dan gue gak peduli”. Ini gertakan, aslinya saya baru bayar 50k kok ke supir.

Di akhir telepon saya bilang kecewa karena merasa dijebak dengan informasi setengah-setengah soal tarif. Saya bilang akan cerita ini ke teman-teman, dan saya yakin mereka gak akan mau naik GrabCar lagi kalau sadar tarif aslinya seperti ini.

Si mas nya makin gak enakan, bingung dan cuma jawab “iya pak saya mengerti, kami minta maaf bla bla bla..”

Siangnya Si Pak supir nelpon minta tambahan bayaran. Dia juga ngerasa bersalah karena gak baca tarif tapi langsung jalan. Trus dia nawarin kalo saya cukup bayar setengah dari total biaya, jadi saya cukup nambahin sekitar 60-an k lagi. Saya setuju, langsung ditransfer ke rek ni mas supir.

Udah di akhir cerita nih. Sekarang udah kejawab kan kenapa tarif GrabCar bisa murah?? Bukan… Bukan karena tarif jebakan kok. Saya yakin. Tapi bisa jadi sih.

Booking Details
Last Booking ID: ADR-8315594-2-011
Vertical: null
Time of Pick-up: 1457962863000
Pick-up Location: Jalan Gelora 1, Gelora, Tanah Abang 10270, Indonesia
Drop-off Location: Bintaro Jaya Xchange Mall, Bintaro Jaya Sektor VII, Boulevard Bintaro Jaya Blok O-2, Banten 15224, Indonesia
Estimated Fare: RP224000 – 224000
Payment Method: Cash
Distance: 26.92KM
Booking State: COMPLETED_CUSTOMER

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s